Langsung ke konten utama

Postingan

Mencari Buah Kelapa Dan Asam Di Kebun Milik Paman

Sebenarnya, belum selesai aku mengerjakan ketikan yang diberikan oleh Basir. Tapi, aku malah diajak untuk menyusul mereka berdua yang sudah duluan ke kebun milik paman. Bisa Baca Juga Tentang: Membantu Adek Mengerjakan Tugas Sekolahnya Kebun itu, memang berada di daerah yang dekat dengan persawahan. Kebun milik paman pun bergandengan dengan sawah miliknya juga. Paman memang memiliki kebun dan sawah, tetapi paman ndak merawatnya. Karena paman bersama keluarganya tinggal di kota. Sedangkan sawah milik paman disewakan kepada orang sini, sekaligus kebun yang juga dirawat oleh penyewa sawah tadi. Kebun yang telah berisi pohon kelapa dan asam itu, tentu kami diperbolehkan untuk memetik buah dari pohon-pohon itu bila ingin. Jadi, hanya kami yang mengambil buah dari kebun milik paman meski ndak terlalu sering. Kadang buah kelapa dan asam itu banyak berguguran membusuk di atas tanah, karena ndak ada orang yang mau memanennya. Kalau dari paman sendiri, kami sudah meminta iz...

Membantu Adek Mengerjakan Tugas

Malam Sabtu itu, lagi santai seperti biasa di depan layar monitor PC. Basir mendekat dan meminta tolong untuk dibuatkan tugas berupa PowerPoint dan Word. Karena dengan alasan, dia ndak bisa mengetik menggunakan komputer. Sebenarnya, tugas yang diberikan gurunya ini ndak mengharuskan untuk mengetik sendiri. Tapi bisa juga, dibuatkan oleh Warnet yang menyediakan jasa pengetikan. Mungkin karena gurunya paham, kalau ndak semua siswanya memiliki laptop atau komputer sendiri di rumahnya. Mengakibatkan, ndak semua siswa bisa mengetik apalagi setelah ditiadakannya pelajaran TIK di sekolah. Dan Basir adalah salah satu siswa yang ndak bisa mengetik itu. Padahal ada PC-ku yang bisa dia gunakan untuk belajar mengetik. Tapi karena memang bukan hobinya nongkrong lama depan komputer. Selain itu juga, ndak ada dalam pelajaran wajib di sekolah maka dia menyepelekan ini. Alasan lainnya meminta tolong kepadaku, karena ndak memiliki modal buat diketikkan di Warnet. Aku tetap membantunya da...

Sebelum Dan Sampai, Pada Malam Pergantian Tahun Baru 2018

Sebelum malam tahun baru Minggu, 31 Desember 2017 pada sore hari. Bersama adek, menonton bareng film movie. Seperti biasa, menonton filmnya di PC yang ku miliki. Menonton film, yang memiliki kualitas gambar kurang bagus. Membuat nonton filmnya, terasa kurang dapat menghayati, malah sedikit membosankan. Aku benar-benar susah, untuk mengerti jalan cerita dari film ini. Tapi karena hanya ini saja, film yang ada atau belum di tonton. Sebenarnya adek lah, yang sangat ingin menonton film di PC. Kadang juga, suara dari film ini berganti bahasa, ndak tau itu memang dari filmnya atau apanya. Meskipun bahasanya berganti ndak jelas, tapi untung saja, Sub-nya masih berbahasa Indonesia. Lagi asik, untuk berusaha memahami cerita film ini, sedangkan adek sudah asik dari tadi. Entah paham atau ndak, tentang cerita dari film yang kami tonton ini. Belum sampai separuh film, tiba-tiba Basir dari luar memanggil. Dia memanggil dengan berteriak, dari ruang tamu. Tentu saja terdengar, karena pint...

Video "Lamaran Si Ma'ul" Cerita Lucu Pendek Durasi 5 Menit

Berikut cerita lucu, video Lamaran Si Ma’ul Ingin berencana melamar pekerjaan, Ma’ul membawa semua persyaratan yang dibutuhkan. Dimulai dengan mengetok pintu, entah kenapa dia mengurungkan niatnya, mungkin karena ragu. Akhirnya Ma’ul, memutuskan untuk ndak jadi mengetok pintu dan pergi. Memperhatikan sekelilingnya, ndak taunya dia berada di tempat sepi. Ma’ul pergi berjalan tanpa arah dan tujuan, sambil terus melamun. Di sepanjang perjalanan di awali dengan lompatan aneh, kaget menginjak ranting, hampir jatuh terpeleset dan menghindari orang, yang hampir menabraknya. Baru Ma’ul sadari dan kaget, ketika dia berhenti di sebuah kuburan. Ketika Ma’ul berjalan sampai di perkebunan sawit, dia langsung menyapa seseorang yang sedang membersihkan pohon kelapa sawit. Tapi, orang itu ndak mengenali Ma’ul, sebenarnya begitu juga dengan Ma’ul. Mengetahui niat dan maksud Ma’ul, pengurus kebun pun memberikan berbagai pertanyaan. Ma’ul bisa menjawab, semua pertanyaan itu dengan enteng. S...

Cerita Lucu "Ada Apa Dengan Congor" Upload Video-nya Belakangan

Berikut cerita lucu, video Ada Apa Dengan Congor Kisahnya itu, berawal dari seseorang yang buang air kecil sembarangan, di tembok sebuah gang. Tanpa sadar adanya itu, Memet yang berada di situ juga, sedang pusing memikirkan nasibnya. Setelah orang buang air kecil tadi pergi, ada lagi orang lain yang lewat di gang itu. Saat lewat, dia senyum-senyum ndak jelas. Tapi dia berhenti sebentar, karena ada sesuatu yang aneh di tembok yang dia lewati. Dia lihat dan penasaran, ada sesuatu yang basah-basah di tembok itu. Tanpa pikir panjang lagi, dia meraba bagian basah tembok itu, lalu tangan yang dia pakai raba tadi, di hirupnya. Baru dia menyimpulkan, ada seseorang yang membuang air kecil di tembok itu. Melihat ada Memet yang sedang pusing di situ, orang itu pun memanggil Memet. Sedangkan Memet, bingung siapa yang memanggil dan dipanggil. Tapi hanya ada Memet saja di situ, jadi dia menyimpulkan kalau yang dipanggil itu memang dirinya. Mendekati orang yang memanggil-manggilnya it...

Video Lucu Cerita Trauma Si Memet Di Ambil Dari Pengalaman Pribadi

Berikut cerita video, dari Lucu Gak Sih yang berjudul Trauma Si Memet. Memet dan Ma'ul ngobrol masalah pekerjaan, Memet menceritakan kepada Ma'ul kalau dia pernah ditawarin kerja dengan gaji tinggi tapi dia tolak. Kenapa ditawarin pekerjaan dengan gaji tinggi malah di tolak. Karena Si Memet ditawarin pekerjaan jadi tukang gosokin lidah buaya. tapi yang di gosok itu lidahnya buaya yang lagi tidur, tentu saja Memet tolak. Mereka berdua ngombrol masalah pekerjaan sambil berjalan pelan. Lalu berhenti di dekat pohon yang memang berada ndak jauh dari tempat mereka, terlihat perbincangan mereka semakin serius. Di situ Memet menceritakan kalau dia pernah bekerja di sebuah perusahaan, menurutnya dia bekerja di perusahaan itu cukup lama. Memet bekerja di perusahaan itu, sekitar 60 harian kurang. Lalu Ma'ul mengatakan 2 bulanan. Tapi dibantah Memet, akhirnya terjadi perdebatan. Selain itu Ma'ul penasaran dengan gaji pertama Memet di perusahaan itu. Ndak tau dari ma...